Sabtu, 02 Maret 2019

Teks Editorial




Sandiaga Uno Tetap Gembira Walaupun Sebagian Keluarganya Mendukung Capres Dan Cawapres Joko Widodo Dan Ma’ruf Amin


     Cawapres Sandiaga Uno tetap merasa enjoy meskipun sebagian keluarga nya mendukung Jokowi , menurut dirinya perbedaan pilihan dalam keluarga adalah hal biasa dalam demokrasi . 
     Jokowi merasa heran setelah mengetahui kabar ini , karena menurutnya seharusnya keluarga keluarga Pak Sandiaga harus nya memilih Pak Sandiaga , tapi ya terimakasih kalau mau mendukung saya .
     Memang setiap manusia mempunyai hak kebebasan untuk memilih , tetapi sebagai keluarga harusnya ikut memberi dukungan untuk Sandiaga Uno selaku anggota keluarga nya . Agar Sandi bisa bertambah semangat dalam menjalankan tugas nya selaku calon wakil Presiden RI tahun 2019 .
     Sebagai keluarga seharusnya ikut berpartisipasi untuk mendukung anggota keluarganya sendiri , karena apabila kita ikhlas dalam berupaya untuk memberi kebaikan dan kebahagiaan kehidupan keluarga , Tuhan pasti akan memudahkan dan menunjukkan jalan terbaik untuk kita .
     Satu dukungan dari keluarga merupakan seribu kekuatan untuk politik Sandiaga Uno , dan sangat di sayangkan apabila keluarga nya saja sendiri tidak mendukung dirinya dalam mencalonkan Cawapres RI 2019 .
     Sandi tetap bersyukur dan tetap merasa bangga menjadi bagian dari keluarga nya , ia tak merasa kaget dengan pilihan keluarga nya ini . Karena pada saat Pilkada tahun 2017 , sebagian keluarga Sandi memilih Basuki Thahaja Purnama alias Ahok . Tetapi Sandi tetap maju sebagai wakil calon wakil guberner DKI mendampingi Anis Baswedan .    

9 komentar:

  1. Iya jadi tanpa paksaan harus memilih 02... Walaupun keluarga nya gak milih pak Sandi tapi tetep kan kemaren gubernur DKI beliau yang menang. Dan nanti juga April walau keluarga gak milih pak Sandi pasti menang deh pak Sandi.

    BalasHapus
  2. Ini yang namanya demokrasi, tanpa paksaan. Keren ca :)

    BalasHapus
  3. Bener gak nih ? Jangan jangan cuman sandiwara aja

    BalasHapus

Novel

Prolog Ada sebuah peristiwa dimana aku tahu, semenjak itu terjadi, aku tidak akan lagi menemukan sebuah pagi yang indah Kau pa...